Wednesday, November 28, 2012

Tuhan itu Ada

BumiBeriman bahwa Tuhan itu ada adalah iman yang paling utama. Jika seseorang sudah tidak percaya bahwa Tuhan itu ada, maka sesungguhnya orang itu dalam kesesatan yang nyata.
Benarkah Tuhan itu ada? Kita tidak pernah melihat Tuhan. Kita juga tidak pernah bercakap-cakap dengan Tuhan. Karena itu, tidak heran jika orang-orang atheist menganggap Tuhan itu tidak ada. Cuma khayalan orang belaka.
Ada kisah zaman dulu tentang orang atheist yang tidak percaya dengan Tuhan. Dia mengajak berdebat seorang alim mengenai ada atau tidak adanya Tuhan. Di antara pertanyaannya adalah: Benarkah Tuhan itu ada dan Jika ada, di manakah Tuhan itu?
Ketika orang atheist itu menunggu bersama para penduduk di kampung tersebut, orang alim itu belum juga datang. Ketika orang atheist dan para penduduk berpikir bahwa orang alim itu tidak akan datang, barulah muncul orang alim tersebut.
Maaf jika kalian menunggu lama. Karena hujan turun deras, maka sungai menjadi banjir, sehingga jembatannya hanyut dan saya tak bisa menyeberang. Alhamdulillah tiba-tiba ada sebatang pohon yang tumbang. Kemudian, pohon tersebut terpotong-potong ranting dan dahannya dengan sendirinya, sehingga jadi satu batang yang lurus, hingga akhirnya menjadi perahu. Setelah itu, baru saya bisa menyeberangi sungai dengan perahu tersebut. Begitu orang alim itu berkata.
Si Atheist dan juga para penduduk kampung tertawa terbahak-bahak. Dia berkata kepada orang banyak, Orang alim ini sudah gila rupanya. Masak pohon bisa jadi perahu dengan sendirinya. Mana bisa perahu jadi dengan sendirinya tanpa ada yang membuatnya! Orang banyak pun tertawa riuh.
Setelah tawa agak reda, orang alim pun berkata, Jika kalian percaya bahwa perahu tak mungkin ada tanpa ada pembuatnya, kenapa kalian percaya bahwa bumi, langit, dan seisinya bisa ada tanpa penciptanya? Mana yang lebih sulit, membuat perahu, atau menciptakan bumi, langit, dan seisinya ini?
Mendengar perkataan orang alim tersebut, akhirnya mereka sadar bahwa mereka telah terjebak oleh pernyataan mereka sendiri.
Kalau begitu, jawab pertanyaanku yang kedua, kata si Atheist. Jika Tuhan itu ada, mengapa dia tidak kelihatan. Di mana Tuhan itu berada? Orang atheist itu berpendapat, karena dia tidak pernah melihat Tuhan, maka Tuhan itu tidak ada.
Orang alim itu kemudian menampar pipi si atheist dengan keras, sehingga si atheist merasa kesakitan.
Kenapa anda memukul saya? Sakit sekali. Begitu si Atheist mengaduh.
Si Alim bertanya, Ah mana ada sakit. Saya tidak melihat sakit. Di mana sakitnya?
Ini sakitnya di sini, si Atheist menunjuk-nunjuk pipinya.
Tidak, saya tidak melihat sakit. Apakah para hadirin melihat sakitnya? Si Alim bertanya ke orang banyak.
Orang banyak berkata, Tidak!
Nah, meski kita tidak bisa melihat sakit, bukan berarti sakit itu tidak ada. Begitu juga Tuhan. Karena kita tidak bisa melihat Tuhan, bukan berarti Tuhan itu tidak ada. Tuhan ada. Meski kita tidak bisa melihatNya, tapi kita bisa merasakan ciptaannya. Demikian si Alim berkata.
Sederhana memang pembuktian orang alim tersebut. Tapi pernyataan bahwa Tuhan itu tidak ada hanya karena panca indera manusia tidak bisa mengetahui keberadaan Tuhan adalah pernyataan yang keliru.
Berapa banyak benda yang tidak bisa dilihat atau didengar manusia, tapi pada kenyataannya benda itu ada?
Betapa banyak benda langit yang jaraknya milyaran, bahkan mungkin trilyunan cahaya yang tidak pernah dilihat manusia, tapi benda itu sebenarnya ada?
Berapa banyak zakat berukuran molekul, bahkan nukleus (rambut dibelah 1 juta), sehingga manusia tak bisa melihatnya, ternyata benda itu ada? (manusia baru bisa melihatnya jika meletakan benda tersebut ke bawah mikroskop yang amat kuat).
Berapa banyak gelombang (entah radio, elektromagnetik. Listrik, dan lain-lain) yang tak bisa dilihat, tapi ternyata hal itu ada.
Benda itu ada, tapi panca indera manusia lah yang terbatas, sehingga tidak mengetahui keberadaannya.
Kemampuan manusia untuk melihat warna hanya terbatas pada beberapa frekuensi tertentu, demikian pula suara. Terkadang sinar yang amat menyilaukan bukan saja tak dapat dilihat, tapi dapat membutakan manusia. Demikian pula suara dengan frekuensi dan kekerasan tertentu selain ada yang tak bisa didengar juga ada yang mampu menghancurkan pendengaran manusia. Jika untuk mengetahui keberadaan ciptaan Allah saja manusia sudah mengalami kesulitan, apalagi untuk mengetahui keberadaan Sang Maha Pencipta!
Memang sulit membuktikan bahwa Tuhan itu ada. Tapi jika kita melihat pesawat terbang, mobil, TV, dan lain-lain, sangat tidak masuk akal jika kita berkata semua itu terjadi dengan sendirinya. Pasti ada pembuatnya.
Jika benda-benda yang sederhana seperti korek api saja ada pembuatnya, apalagi dunia yang jauh lebih kompleks.
Bumi yang sekarang didiami oleh sekitar 8 milyar manusia, keliling lingkarannya sekitar 40 ribu kilometer panjangnya. Matahari, keliling lingkarannya sekitar 4,3 juta kilometer panjangnya. MatMatahari dengan 8 Planetnyaahari, dan 8 planetnya yang tergabung dalam Sistem Tata Surya, tergabung dalam galaksi Bima Sakti yang panjangnya sekitar 100 ribu tahun cahaya (kecepatan cahaya=300 ribu kilometer/detik!) bersama sekitar 100 milyar bintang lainnya. Galaksi Bima Sakti, hanyalah 1 galaksi di antara ribuan galaksi lainnya yang tergabung dalam 1 Cluster. Cluster ini bersama ribuan Cluster lainnya membentuk 1 Super Cluster. Sementara ribuan Super Cluster ini akhirnya membentuk Jagad Raya (Universe) yang bentangannya sejauh 30 Milyar Tahun Cahaya! Harap diingat, angka 30 Milyar Tahun Cahaya baru angka estimasi saat ini, karena jarak pandang teleskop tercanggih baru sampai 15 Milyar Tahun Cahaya.
Bayangkan, jika jarak bumi dengan matahari yang 150 juta kilometer ditempuh oleh cahaya hanya dalam 8 menit, maka seluruh Jagad Raya baru bisa ditempuh selama 30 milyar tahun cahaya. Itulah kebesaran ciptaan Allah! Jika kita yakin akan kebesaran ciptaan Tuhan, maka hendaknya kita lebih meyakini lagi kebesaran penciptanya.
Dalam Al Quran, Allah menjelaskan bahwa Dialah yang menciptakan langit, bintang, matahari, bulan, dan lain-lain:
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya. [Al Furqoon:61]
Ada jutaan orang yang mengatur lalu lintas jalan raya, laut, dan udara. Mercusuar sebagai penunjuk arah di bangun, demikian pula lampu merah dan radar. Menara kontrol bandara mengatur lalu lintas laut dan udara. Sementara tiap kendaraan ada pengemudinya. Bahkan untuk pesawat terbang ada Pilot dan Co-pilot, sementara di kapal laut ada Kapten, juru mudi, dan lain-lain. Toh, ribuan kecelakaan selalu terjadi di darat, laut, dan udara. Meski ada yang mengatur, tetap terjadi kecelakaan lalu lintas.
Galaksi AndromedaSebaliknya, bumi, matahari, bulan, bintang, dan lain-lain selalu beredar selama milyaran tahun lebih (umur bumi diperkirakan sekitar 4,5 milyar tahun) tanpa ada tabrakan. Selama milyaran tahun, tidak pernah bumi menabrak bulan, atau bulan menabrak matahari. Padahal tidak ada rambu-rambu jalan, polisi, atau pun pilot yang mengendarai. Tanpa ada Tuhan yang Maha Mengatur, tidak mungkin semua itu terjadi. Semua itu terjadi karena adanya Tuhan yang Maha Pengatur. Allah yang telah menetapkan tempat-tempat perjalanan (orbit) bagi masing-masing benda tersebut. Jika kita sungguh-sungguh memikirkan hal ini, tentu kita yakin bahwa Tuhan itu ada.
ClusterDia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. [Yunus:5]
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. [Yaa Siin:40]
Sungguhnya orang-orang yang memikirkan alam, insya Allah akan yakin bahwa Tuhan itu ada:
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam diSuper Cluster atas `Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. [Ar Rad:2]
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. [Ali Imron:191]
Terhadap manusia-manusia yang sombong dan tidak mengakui adanya Tuhan, Allah menanyakan kepada mereka tentang makhluk ciptaannya. Manusiakah yang menciptakan, atau Tuhan yang Maha Pencipta:
Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan. Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya? [Al Waaqiah:58-59]
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam? Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkannya? [Al Waaqiah:63-64]
Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya? [Al Waaqiah:72]
Di ayat lain, bahkan Allah menantang pihak lain untuk menciptakan lalat jika mereka mampu. Manusia mungkin bisa membuat robot dari bahan-bahan yang sudah diciptakan oleh Allah. Tapi untuk menciptakan seekor lalat dari tiada menjadi ada serta makhluk yang bisa bereproduksi (beranak-pinak), tak ada satu pun yang bisa menciptakannya kecuali Allah:
Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. [Al Hajj:73]
Sesungguhnya, masih banyak ayat-ayat Al Quran lainnya yang menjelaskan bahwa sesungguhnya, Tuhan itu ada, dan Dia lah yang Maha Pencipta

Ruang Sunyi

Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini

UMK Kota Surabaya-Gresik Rp 1.740.000!

 
Sabtu, 29 November 2012 18:07:51 WIB
Reporter : muhammaderz.


Surabaya (beritajatim.com) - Gubernur Jatim Soekarwo telah meneken Pergub nomor 72 tahun 2012 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2013, Sabtu (24/11/2012) petang.
Besaran UMK Surabaya ditetapkan sama dengan Gresik yakni sebesar Rp 1.740.000. Sedangkan, UMK Kabupaten Pasuruan dan Sidoarjo sama Rp 1.720.000. Sedangkan, Kabupaten Mojokerto Rp 1.700.000. Untuk Kabupaten Malang Rp 1.343.000.
masih kurang???pestinya hehe
JUST MARRIED :-D

Thursday, October 11, 2012

the end of pain

This is the empty hearth

That I never found what I’ve been looking for



I saw the immortal beauty shines

Take me out from the darkness that I hide,

Let me follow the row of a candle light

That would bring me to heaven



Aku menatap sebuah cahaya

Dari gelapnya ruangan kelam


Di himpit dinginya dinding sempit dan lembab


Terbalut putihnya kafan.




Kini dalam kesendirian telah kuhancurkan debu derita

Yang lelah ku pikul , erat menggemgamku




Forgive me for my mistake before


Wiped out your tears and smiling for me


Don’t you ever remember what I had ruin


But just take a look what I’ve done

Pernahkah Anda berada di tempat di mana harapan Anda hilang?

Pernahkah Anda berada di tempat di mana harapan Anda hilang? 

kalao pernah itulah namanya kehidupan

kadang kita tak pernah benar benar siap!!!

an elegy

There's something i've been
missing,I can't hold my head up high
I'ts getting really hard to laugh
And realize that you're already
gone
These tears always paint me
My sins are constantly judging
me
I cannot run, I cannot hide
I'ts killing me and dragging me
down
I can feel your eyes are watching
But i can't hold my head up high
I'ts getting really hard to
understand
The way you leave me, The way
you leave me
And i'm still here standing on this
endless road
Never had a chance to say thanks
Never had a chance to say
goodbye
So much sadness, What happened
to happiness?
Life is too short for questions
And it's hard to find the answers
Mesmerized by light you exposed
Igniting a fire inside my soul
This strength runs through my
veins
Wish i could bring you here again
Start a new beginning
Back to track and learning
Until we meet again.

everything 'bout our life

hampir 67 tahun negara kita merdeka,,,hampir 25 tahun aq jadi manusia,entah berguna atau tidak aku tetaplah manusia,,ku tapaki kedidupan ekstreem yang sepertinya tak bersahabat dgn org2 ekstreem sepertiku,,
ku tau kau sedang takut menghadapi orang2 seperti kami,,tapi kami tau perjuangan harus tetap berlanjut demi perut kami,juga perut anak2 kami kelak,,
kalian ambil hak2 kami,hey bangsat2 negara,penjilat,perampok busuk,,berdasi,berjas,bermartabat bangsat.
ingin rasanya kami,remukkan kepala kalian,agar.. kalian tau hak hak kami berada dalam isi otakmu,,imgin rasanya ku tumpahkan isi perutmu juga agar kalian tau kami lelah bersabar....

dalam dirimu

you told me how fragile you are

you told me almost drown and die
ask yourself if you're happy
still hide can’t face reality,,life too short,why you waste of it
pain yourself,all the words is fake
look at the mirror and see your ego reflection
you're the one who lied and it has become a reason,,you slave,served the devilshit inside
don't know it's wrong or right
you hate,served devilshit inside
don't know it's wrong or right,,if you refuse Him,broke everything inside ..burn everything inside
I can't help you,No God inside your heart,there's something must to fight,,you just so proud of yourself natural pointless I’ve ever made
how to lie how to fake
all this shit for the beautifull world of deceit
you don’t know what or who to trust
feel with anger and disgust can’t ignore the path of live
just leave it and close the holy book of lies,.,.,.,
just leave it
just leave it and close the holy book of lies.,.,
,,all you need are all needles
what you got is dead alone
love lead yourself to ground zero
growing spot to smoking pot
more crank more coke with your death
supposed you’ve heard a voice inside
you ain’t got nothing against your GOD,,you ain’t got nothing against your GOD

broke everything inside …like you always done before
broke everything inside …. intoxicated your soul


just leave it,just leave it and close the holy book of lies
just leave it,just leave it and close the holy book of lies
just leave it,just leave it and close the holy book of lies
just leave it,just leave it and close the holy book of liesyou slave,served the devilshit inside
don't know it's wrong or right
you hate,served devilshit inside
don't know it's wrong or right,,if you refuse Him,broke everything inside ..burn everything inside
I can't help you,No GOD inside your heart,there's something must to fight,,if you refuse Him,broke everything inside (burn everything inside U)
burn everything inside (burn everything inside U)
I can't help you,No GOD inside your heart,there's something must to fight
(burn everything inside U),,Inside (burn everything inside U)
Inside U (burn everything inside U) 

a repentance

Setelah semua tempat yang KM sudah TEMPATI, semua pilihan dalam hidup,, km telah melihat,, Apakah km menjalani hidup mu dengan putus asa ,, Untuk air mata dan rasa sakit yang telah diberikan, dan dosa-dosa km memohon untuk diampuni,, Percaya aku, Tuhan tidak akan meninggalkan km di sana

Pernahkah Anda berada di tempat di mana harapan Anda hilang?

Saya tidak percaya, saya berjuang dan mati sia-sia
Seperti mimpi buruk atau mimpi yang luar biasa mengerikan seperti
Struktur masyarakat yang sakit, semuanya turun ke masalah besar
Bicara hal yang aneh acak, di rumah sakit jiwa
Kau bukan malaikat saya, saya menolak untuk menjadi korban Anda, Mati dengan mantra Anda, mencari cinta di tempat tinggal, neraka,, senyum Kematian untuk semua, kita hanya bisa tersenyum kembali,, Dalam kegelapan, dalam bayangan, tidak pernah berbicara tentang bahwa sebelum ... aku perlu tahu, saya perlu tahu,, Kenapa penyalahgunaan segalanya, menghina saya dalam kesedihan, kebutuhan sorrowI, cahaya terang,, (aku tidak gila) saya membutuhkan mata untuk melihat segala sesuatu di dalam, di dalam (Anda tidak pernah tahu di dalam hatiku) Underworld antic dan absurditas murka berbenturan, bertabrakan
(Hanya memegang rasa sakit saya) aneh mengerikan khusus, perangkat bodoh misterius, perangkat (Sampai aku bertemu dengan Tuhan yang Mahakuasa) Deep dalam kesadaran dan tidak taat Allahku,, Pernahkah Anda berada di tempat di mana harapan Anda hilang?
(Saya sangat sendirian) Di bawah tekanan, di mana orang tidak mau mengerti?
(Menghina) Crowded dalam kepalaku,, (Oh Tuhan) Saya tidak bisa menahan diri untuk membunuh seseorang,, (Bunuh Diri)

assalamu alaikum

there is no word that is more beautyful that to close our story,cuz our love story has a hppy ending,we get married,built a small family.
pray for us guys,support our steps,becuz the stunggle is not over,
we are,andik 'n ima,will walk away,along with building a new life.pray for us.hopefully our wedding,we get a mariage blessing almighty god,(allah swt)thx guys,i hope god bless u all,,wassalamu alaikum warahmatullah.
\m/one heart for the metalheads\m/

Friday, September 21, 2012

This is my first blog,, a little blog, I made ​​at the beginning of 2007. for the memory of the future. just for personal memories hehe

foto tahun 2012

assalam aleekom warahmatullaoh

Assalam alykom, before you open, read and comment on my blog.
  you have a better understanding of what you should know.
all material in my blog, ranging from video, articles, and my writing is not qualified. I apologize .. OKAY,,

Monday, May 28, 2012

WELCOME TO MY F#CKIN SIDE

Today my heart is dying
No more feeling, just a fucking thing...
Bitter taste of desperate...

Reject, dissapoint is the word
For many excuses
I've lost in my own faith...

Sold my heart to nothingness
Broken faith I cannot fix
My heart is dying...

Give me one last breath
To prove myself right

Shadow Of Sorrow...
Just A fucking thing,
Kill Me!

Give me one last breath
To prove myself right
Give me one last breath
To live my way, To live my hate...

Shadow Of Sorrow...
Dying...

Wednesday, March 21, 2012

tuhan bukan kata makian

by Andik Fajarill Muhammad on Saturday, March 5, 2011 at 9:33pm

Setiap terbangun di pagi hari, selalu ada rencana yang tersusun di dalam benak diri, akan ke manakah hari ini. Melakukan sesuatu, beraktivitas dan pergi keluar rumah. Menyusuri waktu, mengisinya dengan hal-hal berguna. Berangkat ke kantor bagi karyawan, menuju kampus atau sekolah bagi pelajar, pergi ke pasar bagi ibu rumah tangga dan terus berpeluang bagi yang belum berpenghasilan tatap
Tapi apakah pernah terpikir, bangun di satu pagi tanpa rancangan dan susunan rencana?

Bangun dalam kondisi bingung mau berbuat apa karena memang tak ada yang bisa dikerjakan akibat keterbatasan kemampuan. Tatapan mata kosong, memandang waktu yang terus bergulir sampai di penghujung, menjalani hari tanpa ekspresi juga pikiran yang sehat, memadati sudut-sudut jalan dan ujung-ujung gang dengan ketidakmampuan diri dalam berkompetisi di kehidupan.

Sampai ada yang menghampiri, mengulurkan tangan untuk dijadikan orang yang berguna.

Diajari segala kebaikan dalam format agama.

Apapun adanya, segala kebaikan itu harus berguna bagi orang banyak, tak hanya kebaikan dalam sudut pandang sendiri, golongan, apalagi pribadi.

Namun anehnya, ketika kebathilan terpampang gamblang di muka bumi, semuanya diperangi. Dibabat habis atas nama kebenaran dan agama. Berteriak lantang menyebut-nyebut nama Tuhan lantas memukul orang, membakar tempat, bahkan membunuh jiwa-jiwa yang masih labil dan bingung dengan kehidupan di masa sekarang.

Lantas apa bedanya dengan kalimat geram yang dilontarkan saat melakukan????he he he

Tak beda dengan perkelahian jalanan di mana sebelum memukul, sang jagoan harus mengeluarkan kalimat makian dan umpatan kotor.


 "jancuk"
 "Anjing!"

"Setan!"

"Bangsat!"

"Kont***!" (Sensor!)

"Ngent***!" (Sensor!)
ASS#
KEPA##T Dsb,,,

 jg Dan sebagainya, dan sebagainya, lantas aksi itu dilakukan. Memukul, menghantam, menganiaya, membakar tempat, juga membunuh banyak jiwa, seolah kebenaran hanya ada dalam dirinya sendiri tanpa kompromi. Kebenaran subyektif yang tidak mau memperhatikan bahwa objek penderitanya juga masih bingung menghadapi kehidupan yang serba semu, menjalani hari dan waktu dalam labil, berada di tengah-tengah kegalauan masa yang serba membingungkan antara yang baik dan yang buruk, antara yang halal dan yang haram.

Format apa pula yang membuat kita harus mengambil-alih peran Tuhan dalam bentukan penghakiman?

* * * * *

Dalam satu riwayat dikisahkan ada seorang murid dari sebuah pesantren. Satu ketika ia berubah total dari aturan pesantren. Bila di keseharian seragam pesantren adalah putih-putih sebagai simbol kesucian, ia berganti rupa memakai kostum warna hitam-hitam. Hari-hari dilewati dengan selalu menunduk, diam dan tak banyak bicara.

Sampai ada salah seorang temannya yang peduli, bertanya;

"Kamu ini ada apa? Hari-harimu diisi dengan banyak diam dan murung, ditambah lagi kenapa kamu berpakaian hitam-hitam begitu? Kamu mengerti 'kan kalau seragam pesantren kita itu putih-putih? Nanti kalau Kyai marah bagaimana? Ada apa sebenarnya? Bila ada apa-apa ceritakan ke aku saja, aku ini sahabatmu, siapa tahu aku bisa membantu..."

"Tak ada apa-apa, saya hanya sedang bersedih, saya sedang berkabung..."

"Innalillahi wa inna illaihi roji'un! Siapa yang meninggal? Siapa?"

"Yang meninggal bukan siapa-siapa, kamu pasti takkan mau tau siapa yang meninggal..."

"Eh, kita ini Muslim, sebagai Muslim kita ini bersaudara dan sudah sewajarnya juga kita sebagai sesama Muslim harus saling bantu-membantu dalam kebaikan. Siapa yang meninggal? Aku harus tahu dong!"

"Itu... Tuhanku yang meninggal..."

"Astaghfirullah al adzim! Murtad kamu!"

Si teman itu berlalu meninggalkan santri yang masih saja terdiam dan tertunduk sedih, mengadukan pada Sang Kyai perihal kemurtadan rekannya yang berbaju hitam-hitam. Muka Kyai merah padam mendengarnya dan ia langsung memanggil santrinya yang dianggap sudah menyimpang, menyidangnya, lalu menanyakan segala alasan-alasan atas kemurtadan itu.

"Saya dengar kamu mengatakan tuhan kamu sudah meninggal. Kamu tau resikonya menjadi murtad dengan perkataan itu?"

"Saya tahu Kyai, saya sadar atas apa yang sudah saya ucapkan. Saya juga siap menerima resiko atas apa yang sudah saya ucapkan itu..."

Berdasarkan hukum yang berlaku, santri berseragam hitam-hitam yang dianggap murtad itu lalu dikubur sebatas kepala dan siap untuk dihukum rajam, dihadiri oleh murid-murid lainnya di pesantren. Namun sebelum hukuman dilaksanakan, Kyai yang berusaha menyelami pikirannya, menanyakan lagi ketegasan atas perkataan itu.

"Sebelum hukuman dilaksanakan, saya ingin menanyakan alasan perkataan itu juga permintaan kamu terakhir kali. Apa maksud kamu mengatakan tuhan itu sudah mati? Apa benar menurutmu Tuhan sudah mati? Sebenarnya siapa Tuhan kamu? Apa permintaan terakhirmu sebelum hukuman ini dilaksanakan?"

"Benar Kyai. Tuhan saya sudah mati. Selama ini saya salah memilih Tuhan dan tuhan yang saya sembah itu sudah mati. Saya tak ada permintaan apa-apa. Silahkan bila Kyai ingin menghukum. Saya ikhlas, saya rela..."

Sang Kyai menggeleng-gelengkan kepala. Ada geram karena ilmu yang diajarkannya tak masuk ke otak dan hati muridnya ini. Ia berkata pada santri berbaju hitam-hitam itu sebelum hukuman dilaksanakan.

"Sekarang! Sebutkan kalimat Ilahiyah sebelum hukuman ini dijalankan untuk memudahkan kematianmu! Lancang sekali kamu mengatakan bahwa Tuhan itu sudah mati! Siapa sebenarnya Tuhan yang kamu sembah?!"

"Tuhan yang saya sembah selama ini bukan Allah SWT, tuhan yang saya sembah selama ini adalah iri, dengki, kebencian, kehasutan, kesombongan, dan kebenaran atas dasar subyektivitas pribadi. Tuhan-tuhan saya itu sekarang sudah mati. Silahkan bila Kyai ingin menghukum. Saya sudah siap, saya ikhlas dan saya rela... Asyhadu alla illaha illa Allah, wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah..."

Batu-batu yang dipegang oleh para guru dan murid di pesantren, yang sekiranya siap dilontarkan untuk santri yang dianggap murtad, terjatuh lunglai dari tangan mereka. Genangan air yang ada di pelupuk mata makin membuncah, tumpah membasahi pipi mereka masing-masing. Sang Kyai dengan hati tak karuan, mengangkat santri yang terkubur sebatas kepala yang dianggapnya murtad tadi, memeluknya erat, lalu menciumnya dengan penuh haru.

"Terima kasih ya Allah, sudah memberikan kami pelajaran yang sangat berharga di pagi ini..."

<span>Sumber cerita</span>: Kisah-kisah sufi, judul bukunya lupa, udah lama banget soalnya...

* * * * *

Susahnya hidup di dunia yang serba semu, segala sesuatu didasarkan kebenaran atas subyektifitas pribadi. Kehidupan yang kibriya, kehidupan yang tak mengenal batas antara halal dan haram menjadi sulit untuk dipilih.

Hal-hal apa pula yang membuat manusia ingin menghapus keberagaman yang ada hingga segala sesuatu itu harus dibentuk menjadi sama warna dan serupa?

Ya Tuhan, berikanlah kami selalu hal-hal yang terbaik, meski kami teramat sering menjauhi-Mu, membuang-Mu dalam kata-kata makian kami, menjadikan-Mu simbol-simbol belaka dalam kehidupan. Dekatkan hati kami dengan-Mu ya Tuhan...
Posted by andix fajarill at 8:39 AM
· · Share · Delete



    • Mutilated Still Born panjang bener catatannya...
      March 6 at 8:53pm ·

    • Andik Fajarill Muhammad HARUSSS WKWKWK
      March 6 at 8:53pm ·

    • Mutilated Still Born ada yg slahkah dgn pakaian hitam??
      March 6 at 8:58pm ·

    • Andik Fajarill Muhammad NOTHING,,,red is a new BLACK daripada pink hehehehhe
      March 6 at 9:01pm ·

    • Mutilated Still Born pink juga lucu kog,haha .tuhan mereka ada di tv,majalah,di mall2..
      March 6 at 9:06pm ·

    • Andik Fajarill Muhammad IYA,,,TUHANNYA KADANG JG DI DALAM VIDEO....he he he,,,dah ahh jgn ngomongin tuhan,,,mskipun jesus,,buddha rulai,,allah swt skalipun,,sekalipun,,tuhan​ bukan mainan...dosa,,hiiiii
      catatan ini kan cuma cerita ambil hikmahnya...
      dah mau tidur bro...
      meski metal jgn lupa shalat,,,,abis shalat dengerin dech under... lg wkwkwkkw

      March 6 at 9:15pm · · 1 person

    • Mutilated Still Born bg saya,metal hanya musik bkn gaya hidup.. saya ttp manusia berTUHAN.. he
      March 6 at 9:41pm ·

    • Andik Fajarill Muhammad KEEP \m/
      March 8 at 2:02pm ·

Friday, January 6, 2012

Oblivious insanity

I don't believe it, I fight and died for nothing
Such marvelous nightmare or such horrible dream
Structure sick society, everything down to the deep shit
Talk random weird thing, in a mental institution
You're not my angel, I refuse to become your victiM,Dying with your spell, searching love in dwelling,hell,,Death smile to all, we just can smile back,,In the darkness, in the shadow, never talk about that beforE...I need to know, I need to know,,Why everything abuse, insult me in these sadness, sorrowI need, bright light,,(I'm not insane)I need eyes to see everything inside, inside(You never know inside my hearT)Underworld antic and wrath absurdities collide, collide
(Just holding my pain)Particular hideous freak, mysterious fatuous device, device(Until I meet my almighty God)Deep in consciousness and disobey my God,,Have you ever been in a place where your hopes are gone?
(I am so alone)Under pressure, where people don't want to understand?
(Despise)Crowded inside my head,,(Oh God)I couldn't hold myself to kill someone,,(Suicide)

\m/ySELF

Can't explain my feeling don't know right words to say
So I'll do what's right for me although it's wrong
Confuse... confuse, feel like something in me died
That's enough for me no needs to explain

Nothing be my confident... Hurt!

Hatred... Hatred, feel like everything burn
Broken... Broken, scattered around the gutter

I feel so guilty of being me
I feel so waste of being me
Dissapoint!

Tuesday, January 3, 2012

tiga titik hitam

Ketika semua bayang menjauh dari tubuh,,Dan ketika semua angan enggan menyapa,,Terbaring aku, terjebak aku,,Di keheningan dalam ketiadaan.........

UNBLESSING LIFE

Crawling In Disgrace!
So much pain, that i cannot pretend
Restless soul shocking in hollowness.. In hollowness!

Emptiness this soul completelly this hole
Reallity of this fate is denied in this only hope
choose in my own path..

I dont feel allright..
I neverable being careless..

How can i explain in despair?, i will walk through this hell

Ya Tuhan begitu pekatnya ruang jiwaku
hanya kematian terus samar memanggil
singkirkan harapan yang terus memudar
Semakin tak bermakna, semakin tak bercahaya
Inikah garis hidup yang tak terberkati..

I will walk.. through this Hell..
Heal this wounded soul!

Heal this soul,
I'm just an empty word, sound of meaningless
Buried in speechless.. Despair!
How can i explain in despair?


How can i explain from despair?
i will walk through this hell

Shut up!